Pembuatan Media Tanam dari Limbah Tebu

Desa Mangliwetan, salah satu desa di Kecamatan Tapen, merupakan desa dengan mayoritas ladang disana ditanami dengan tanaman tebu. Hampir seluruh warga Mangli Wetan bergantung dengan hasil tebu. Hal ini menyebabkan banyaknya limbah tebu berupa daun-daunan tebu yang kering membludak. Akhirnya, mahasiswa KKN 107 Universitas Jember memutuskan berkolaborasi dengan kelompok tani Desa Mangli Wetan untuk mengadakan suatu inovasi kelola limbah daun kering tebu. Limbah tebu ini nantinya akan diolah menjadi sebuah media tanam.
Kegiatan pengolahan limbah tebu ini dilaksanakan pada 26 Juli 2018 yang berlokasi di Dusun Antokan, Desa Mangli Wetan, tepat di halaman rumahn salah satu perangkat desa. Kegiatan ini berlangsung kondusif dan dihadiri oleh kelompok-kelompok tani desa Mangli Wetan serta warga sekitar. Awalnya, media tanam ini sudah direncanakan untuk pembibitan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Namun, lebih dari itu media tanam juga bisa digunakan untuk menghiasai rumah warga, dengan penanaman bunga hias misalnya.